Berkenalan dengan Sahar Nakayama, Hafizah Pertama dari Jepang
Siapa yang tidak mengetahui Jepang? Masyarakat Indonesia jelas mengtahuinya. Jepang adalah sebuah negara yang terkenal dengan anime dan kecanggihan teknologinya. Di berbagai belahan dunia banyak sekali fans negara sakura tersebut. Hal ini dikarenakan Jepang memiliki ciri khas tersendiri dalam kebudayaan dan seni animenya.
Di sisi lain ternyata Islam juga berkembang di negara ini. Adalah Sahar Nakayama, salah seorang gadis remaja asli Jepang yang memiliki banyak fans di berbagai belahan dunia. Bukan karena dia seorang penggiat cosplay atau anggota idol grup. Sahar Nakayama adalah seorang muslimah cantik asal negeri sakura Jepang.
Hidayah memang tidak mengenal dari mana orang yang akan dihinggapinya. Sama halnya dengan sebuah kesuksesan, dia tidak sampai pada tahap meneliti siapa orang yang akan meraihnya. Hanya saja, sukses memiliki caranya sendiri.
Dahulu kita mengenal dua Umar, Umar bin Al Khattab dan Umar Al Hakam. Keduanya adalah pembesar kaum Quraisy, mereka disegani dan sangat dihormati. Sampai pada awal kedatangan Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad Saw. kedua Umar itu memusuhi dengan begitu keras.
Pada tahap tertentu, Nabi Muhammad Saw. berdoa agar salah satu dari kedua Umar itu diperkenankan masuk Islam. Dan benar saja, Allah Swt. memilih Umar bin Al Khattab sebagai ujung tombak baru umat Islam di Mekah kala itu. Bahkan dia tak segan menantang siapa pun yang menghalanginya masuk Islam.
Seperti de javu, setiap zaman terus berulang, selalu ada mutiara di tengah gelapnya rimbunan lumpur hitam pekat di bawah air. Cahayanya tidak bisa dihalangi hanya karena dia tertimbun. Begitulah ungkapan yang tepat untuk Sahar Nakayama, seorang muslimah penghafal Al Qur’an pertama asal Jepang.
Di saat dunia Islam bersyukur atas berbondong-bondongnya sejumlah orang dari Asia Timur memeluk Islam, nama Sahar Nakayama hadir menjadi pembeda. Meski belum begitu populer, tetapi mulai dikenal dunia Islam karena hafalan Al Qur’annya yang telah mencapai 26 juz pada Ramadan 2017 lalu.
Nakayama, seorang gadis yang memiliki kebiasaan berbeda dengan anak-anak remaja lain seusianya, yakni menghafal Al Qur’an. Nakayama merupakan seorang remaja muslimah asli Jepang yang belum sampai usia 20 tahun. Setiap sepulang sekolah, Nakayama mengikuti kelas khusus menghafal Al-Qur’an di sebuah masjid daerah Otsuka.
Nakayama sejak kecil sudah terlatih untuk terbiasa dengan Al Qur’an. Dengan hafalannya itu, dia masuk menjadi muslimah pertama asal Negeri Sakura itu yang berhasil menyelesaikan hafalannya sebanyak 30 juz.
Menjadi seorang muslimah di negara minoritas pastinya sangat sulit bagi dirinya, adik, juga kedua orang tuanya.
Tetapi inilah kuasa Allah, Dia memudahkan Al-Qur’an bagi siapa saja yang mau berusaha dan dikehendaki-Nya. Karena kegigihan Nakayama yang disiarkan melalui salah satu stasiun televisi swasta Indonesia, wajar saja saat ini Nakayama memiliki banyak fans di berbagai negara termasuk Indonesia. (RS)